Kelompok 3 KKN INKADHA 2025 Raih Predikat Terbaik Berkat Inovasi Pengolahan Pakan Ternak

Sumenep, 20 Oktober 2025 — Kegiatan Diseminasi Hasil Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2025 Institut Kariman Wirayudha (INKADHA) Sumenep berlangsung dengan penuh semangat dan inspirasi di Aula Kampus INKADHA. Dalam kegiatan yang diikuti oleh enam kelompok KKN tersebut, Kelompok 3 dinobatkan sebagai kelompok terbaik berdasarkan hasil penilaian tim penguji.
Kelompok 3 berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Sri Wahyuni, M.Hum., dan melaksanakan kegiatan KKN di Desa Tarogan, Kecamatan Lenteng. Judul laporan KKN yang diusung adalah:
“Pengelolaan dan Pengolahan Fermentasi Silase Pakan Ternak untuk Meningkatkan Kualitas dan Mengatasi Keterbatasan Pakan di Musim Kemarau di Desa Tarogan Kecamatan Lenteng.”
Program pengabdian masyarakat yang dilakukan berfokus pada peningkatan kapasitas peternak dalam mengelola pakan ternak berbasis sumber daya lokal melalui penerapan teknologi pakan awetan berupa fermentasi dan silase. Fokus ini muncul dari tantangan nyata yang dihadapi masyarakat setempat, yakni krisis pakan berkualitas pada musim kemarau yang berdampak terhadap produktivitas dan nilai jual ternak. Koordinator kelompok, Susmaniya, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung keberhasilan program tersebut.
“Terima kasih kepada tim pelaksana KKN atas program yang terlaksana dengan baik, serta kepada Ibu DPL dan seluruh anggota kelompok yang telah bekerja sama untuk menyukseskan kegiatan KKN di Desa Tarogan,” ujarnya.

Baca Juga: Diseminasi Hasil Kegiatan KKN 2025: Mahasiswa INKADHA Tampilkan Inovasi dan Dedikasi untuk Desa

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, Sri Wahyuni, M.Hum., mengungkapkan apresiasinya terhadap capaian mahasiswa bimbingannya.
“Saya, Sri Wahyuni, M.Hum., selaku DPL KKN INKADHA, mengucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kelompok 3 Desa Tarogan atas prestasi luar biasa yang telah diraih sebagai kelompok terbaik.
Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras, kekompakan, dan dedikasi yang tinggi dalam melaksanakan seluruh program kerja dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian. Semoga capaian ini menjadi inspirasi untuk KKN selanjutnya dan bekal berharga untuk terus berkontribusi positif bagi masyarakat.
Teruslah berkarya, mengabdi, dan membawa nama baik kampus INKADHA dengan semangat kebersamaan dan kepedulian. Bangga menjadi bagian dari perjalanan hebat kalian.”
Dalam sesi penutup diseminasi, tim penguji bersama perwakilan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) INKADHA sepakat bahwa seluruh program KKN yang dipresentasikan layak diapresiasi sebagai program terbaik, karena masing-masing kelompok mengangkat tema dan solusi berdasarkan hasil riset terhadap permasalahan nyata di desa lokasi KKN yang berada di Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep.
Adapun inovasi dan fokus kegiatan dari setiap kelompok adalah sebagai berikut:
Kelompok 1: Pendampingan produksi sirup siwalan sebagai pengembangan potensi lokal masyarakat (desa Banaresep).
Kelompok 2: Edukasi pemasaran dan pembentukan paguyuban pengrajin kapuk guna memperkuat jejaring usaha masyarakat (desa Ellak Daya).
Kelompok 3: Pengolahan fermentasi silase pakan ternak untuk peningkatan kualitas pakan di musim kemarau (Desa Tarogan).
Kelompok 4: Pelatihan ecoprint bagi ibu-ibu PKK sebagai pengembangan kreativitas dan peluang ekonomi rumahan (desa Jambu).
Kelompok 5: Edukasi keagamaan dan pengelolaan lembaga pendidikan untuk memperkuat karakter dan tata kelola madrasah (desa Lembung Timur).
Kelompok 6: Pelatihan pembuatan sabun cuci piring bagi ibu-ibu PKK sebagai usaha rumah tangga produktif (desa Lenteng Timur).
Keenam kelompok KKN tersebut menampilkan dedikasi tinggi dan inovasi berbasis potensi lokal yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dengan capaian tersebut, kegiatan Diseminasi Hasil KKN 2025 menjadi bukti nyata komitmen INKADHA Sumenep dalam menumbuhkan semangat akademik, kolaboratif, dan pengabdian kepada masyarakat. Semoga prestasi yang diraih menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan karya yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi lingkungan sekitar.