Tak Ada Ruang untuk Bullying: KKNI Inkadha Bentuk Generasi Berkarakter di SB At-Tanzil Lembah Jaya

Lembah Jaya, 8 Juni 2026 — Kelompok 4 KKN Internasional 2026 Institut Kariman Wirayudha menyelenggarakan kegiatan Kelas Anti-Bullying di SB At-Tanzil Lembah Jaya sebagai upaya meningkatkan kesadaran peserta didik tentang pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Generasi yang Berkarakter melalui Budaya Anti-Bullying dan Saling Menghargai”. Program tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai bentuk-bentuk bullying, dampak negatif yang ditimbulkan, serta cara mencegah dan mengatasi perilaku perundungan di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, materi disampaikan oleh Ferdiansyah yang mengajak para peserta didik untuk memahami pentingnya sikap empati, toleransi, dan saling menghormati antar sesama. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga para siswa dapat terlibat aktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab.

Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun 2026 Klik Di Sini

Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai bahaya bullying, tetapi juga diajak untuk membangun komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang lebih ramah dan penuh kepedulian.
Ferdiansyah menyampaikan bahwa budaya anti-bullying harus ditanamkan sejak dini agar anak-anak mampu tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan menghargai perbedaan.
“Bullying bukan sekadar candaan atau tindakan yang dianggap biasa. Setiap perkataan dan perbuatan dapat memberikan dampak besar bagi orang lain. Karena itu, kita harus belajar untuk saling menghargai, saling mendukung, dan menjadi teman yang baik bagi siapa pun,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa membangun lingkungan yang bebas dari bullying merupakan tanggung jawab bersama.
“Sekolah yang baik bukan hanya tempat belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat tumbuhnya rasa aman, persaudaraan, dan kepedulian. Jika kita saling menghormati dan menghargai satu sama lain, maka bullying tidak akan memiliki ruang untuk berkembang,” tambahnya.
Melalui kegiatan Kelas Anti-Bullying ini, mahasiswa KKN Internasional 2026 Institut Kariman Wirayudha berharap para peserta didik dapat menjadi agen perubahan yang mampu menebarkan sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menciptakan lingkungan belajar yang positif di SB At-Tanzil Lembah Jaya.